Tugas Mandiri 03

 Desta Adhitya 

AE15

41324010012

Mesin: Jantung dari inovasi. 

OBSERVASI LINGKUNGAN DAN PENGEMBANGAN IDE BISNIS INOVATIF

BAGIAN 1: LATAR BELAKANG

1.1 Deskripsi Area Observasi

Area observasi yang dipilih adalah asrama mahasiswa di lingkungan tempat tinggal penulis. Asrama ini dihuni oleh mahasiswa dari berbagai jurusan dengan aktivitas akademik yang padat.

1.2 Alasan Pemilihan Area

Area ini dipilih karena penulis merupakan bagian dari lingkungan tersebut sehingga memudahkan proses observasi langsung, wawancara, serta pemahaman kebiasaan dan permasalahan sehari-hari mahasiswa.

1.3 Metode Observasi

  • Observasi langsung selama 3 hari berturut-turut (pagi dan malam hari)

  • Wawancara semi-terstruktur dengan 7 mahasiswa penghuni asrama

  • Dokumentasi berupa catatan lapangan dan foto pendukung


BAGIAN 2: HASIL OBSERVASI

2.1 Data Observasi Lapangan

HariTemuan Utama
Hari 1Banyak piring kotor menumpuk di dapur bersama
Hari 2Mahasiswa menunda mencuci piring hingga keesokan hari
Hari 3Bau tidak sedap dan keluhan kebersihan dapur

2.2 Ringkasan Wawancara

Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa malas mencuci piring karena kelelahan setelah kuliah dan aktivitas organisasi. Selain itu, tidak adanya sistem tanggung jawab yang jelas membuat dapur sering kotor.

2.3 Identifikasi Masalah

  1. Penumpukan piring kotor di dapur bersama

  2. Kurangnya kesadaran kebersihan bersama

  3. Tidak adanya solusi praktis untuk pengelolaan peralatan makan

Masalah paling menjanjikan untuk dikembangkan adalah penumpukan piring kotor yang berdampak pada kebersihan dan kenyamanan bersama.


BAGIAN 3: IDE BISNIS TERPILIH

3.1 Deskripsi Ide Bisnis

PlateCare adalah layanan cuci piring berlangganan khusus asrama mahasiswa dengan sistem pickup–delivery menggunakan deterjen ramah lingkungan.

3.2 Alasan Pemilihan Ide

  • Masalah sering terjadi dan dirasakan langsung oleh target pasar

  • Solusi sederhana namun jarang tersedia

  • Mudah diimplementasikan dengan modal kecil

3.3 Business Model Canvas (Sederhana)

  • Customer Segments: Mahasiswa penghuni asrama

  • Value Propositions: Praktis, higienis, hemat waktu

  • Channels: WhatsApp Group, poster asrama

  • Customer Relationships: Langganan mingguan

  • Revenue Streams: Biaya langganan

  • Key Activities: Pengambilan, pencucian, pengantaran piring

  • Key Resources: Tenaga kerja, alat cuci, kendaraan

  • Key Partners: Pengelola asrama, supplier deterjen

  • Cost Structure: Deterjen, air, listrik, tenaga kerja


BAGIAN 4: ANALISIS KELAYAKAN

4.1 Target Pasar

Mahasiswa penghuni asrama (usia 18–24 tahun)

4.2 Keunikan/Nilai Tambah

  • Sistem langganan

  • Deterjen ramah lingkungan

  • Layanan jemput–antar

4.3 Analisis Kompetitor

Belum terdapat layanan khusus cuci piring berlangganan di asrama mahasiswa.

4.4 Estimasi Biaya Awal dan Harga

  • Modal awal: ± Rp500.000

  • Harga langganan: Rp20.000–Rp30.000/minggu


BAGIAN 5: RENCANA IMPLEMENTASI

5.1 Langkah 30 Hari Pertama

  1. Sosialisasi ke penghuni asrama

  2. Uji coba layanan ke 10 pelanggan

  3. Evaluasi dan perbaikan layanan

5.2 Sumber Daya yang Dibutuhkan

  • 1–2 tenaga kerja

  • Peralatan cuci

  • Media promosi sederhana

5.3 Metrik Keberhasilan

  • Jumlah pelanggan aktif

  • Tingkat kepuasan pelanggan

  • Kebersihan dapur bersama


BAGIAN 6: REFLEKSI

6.1 Pembelajaran

Tugas ini melatih kemampuan observasi dan berpikir kritis terhadap masalah sehari-hari.

6.2 Tantangan

Kesulitan utama adalah menyamakan waktu wawancara dengan responden.

6.3 Rencana Pengembangan

Pengembangan layanan ke laundry alat masak dan kerja sama resmi dengan pengelola asrama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Revolusi Industri 1.0 - 4.0 : Dampaknya pada Pola dan Peluang Kewirausahaan

Perjalanan Mahasiswa Teknik Mesin: Dari Kampus hingga Dunia Event

Tugas Mandiri 02