Tugas Terstruktur 06

    Desta Adhitya 

AE15

41324010012

Mesin: Jantung dari inovasi. 

Strategi Pemasaran Kopi Kenangan Berdasarkan Konsep 7P

1. Judul

Strategi Pemasaran Kopi Kenangan Menggunakan Konsep Bauran Pemasaran 7P pada Segmen Milenial dan Gen Z

2. Pendahuluan

2.1 Latar Belakang Pemilihan Produk

Kopi Kenangan merupakan salah satu brand kopi lokal Indonesia yang berkembang sangat pesat dan berhasil bersaing di industri kopi modern. Berawal dari konsep kopi susu kekinian dengan harga terjangkau, Kopi Kenangan mampu memperluas pasar hingga ratusan gerai di berbagai kota. Keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi pemasaran yang kuat dan relevan dengan karakter konsumen muda.

Produk Kopi Kenangan dipilih karena merepresentasikan contoh nyata penerapan bauran pemasaran (marketing mix) yang efektif, khususnya dalam menghadapi persaingan ketat industri food and beverage (F&B) di era digital.

2.2 Tujuan Analisis

Tujuan dari analisis ini adalah untuk:

  1. Menganalisis penerapan strategi pemasaran Kopi Kenangan berdasarkan konsep 7P.

  2. Mengevaluasi kesesuaian strategi pemasaran dengan kebutuhan pasar milenial dan Gen Z.

  3. Memberikan rekomendasi strategi pemasaran yang inovatif untuk meningkatkan daya saing Kopi Kenangan.

2.3 Gambaran Umum Pasar Sasaran

Pasar sasaran utama Kopi Kenangan adalah:

  • Milenial dan Gen Z (usia 18–35 tahun).

  • Masyarakat perkotaan dengan gaya hidup praktis.

  • Konsumen yang aktif menggunakan layanan digital dan media sosial.

3. Analisis Strategi Pemasaran 7P

a. Product (Produk)

Kopi Kenangan menawarkan produk utama berupa kopi susu dengan berbagai varian rasa, seperti Kopi Kenangan Mantan, Kopi Lupakan Dia, dan varian non-kopi.

Keunggulan Produk:

  • Menggunakan biji kopi lokal Indonesia.

  • Cita rasa yang konsisten dan sesuai dengan selera konsumen muda.

  • Inovasi nama produk yang unik dan bersifat emosional.

Inovasi Produk:
Kopi Kenangan secara rutin meluncurkan menu musiman, varian rendah gula, serta produk literan yang menyesuaikan tren dan kebutuhan konsumen.

b. Price (Harga)

Strategi harga yang digunakan Kopi Kenangan adalah competitive pricing, dengan rentang harga yang relatif terjangkau dibandingkan coffee shop internasional.

Kesesuaian Harga:

  • Harga sesuai dengan daya beli target pasar.

  • Memberikan persepsi value for money.

  • Diskon dan promo bundling melalui aplikasi digital.

c. Place (Distribusi)

Kopi Kenangan menerapkan strategi distribusi hybrid:

  • Gerai fisik di lokasi strategis (mall, perkantoran, stasiun).

  • Distribusi online melalui aplikasi delivery (GoFood, GrabFood, ShopeeFood).

  • Pemesanan melalui aplikasi resmi Kopi Kenangan.

Strategi ini memudahkan akses konsumen dan meningkatkan jangkauan pasar.

d. Promotion (Promosi)

Strategi promosi Kopi Kenangan meliputi:

  • Media sosial (Instagram, TikTok, X).

  • Program loyalitas melalui aplikasi.

  • Endorsement influencer dan kolaborasi brand.

  • Promo digital seperti cashback dan diskon ongkir.

Evaluasi Efektivitas:
Promosi digital terbukti efektif meningkatkan brand awareness dan engagement, terutama melalui konten viral dan user-generated content.

e. People (Sumber Daya Manusia)

SDM berperan penting dalam menciptakan pengalaman pelanggan.

Strategi People:

  • Barista dilatih dengan standar pelayanan yang konsisten.

  • Sikap ramah dan responsif terhadap pelanggan.

  • Penggunaan SOP pelayanan untuk menjaga kualitas.

f. Process (Proses Layanan)

Proses layanan Kopi Kenangan dirancang cepat dan efisien:

  • Pemesanan langsung di gerai atau melalui aplikasi.

  • Sistem pembayaran digital.

  • Waktu penyajian relatif singkat.

Proses ini sesuai dengan gaya hidup konsumen perkotaan yang mengutamakan kecepatan dan kemudahan.

g. Physical Evidence (Bukti Fisik)

Bukti fisik Kopi Kenangan meliputi:

  • Desain gerai minimalis dan modern.

  • Kemasan produk dengan logo dan warna khas.

  • Aplikasi mobile dan tampilan digital yang profesional.

Physical evidence ini memperkuat citra merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

4. Kesimpulan dan Rekomendasi

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan analisis 7P, Kopi Kenangan telah menerapkan strategi pemasaran yang terintegrasi dan relevan dengan target pasar milenial dan Gen Z. Keunggulan utama terletak pada inovasi produk, strategi harga yang kompetitif, distribusi yang luas, serta promosi digital yang efektif.

4.2 Rekomendasi

Untuk meningkatkan daya saing di masa depan, beberapa rekomendasi yang dapat diberikan adalah:

  1. Pengembangan produk ramah lingkungan, seperti kemasan biodegradable.

  2. Peningkatan personalisasi promosi berbasis data konsumen.

  3. Penguatan storytelling mengenai penggunaan kopi lokal Indonesia.

5. Daftar Pustaka

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Lupiyoadi, R. (2018). Manajemen pemasaran jasa. Salemba Empat.

Tjiptono, F. (2019). Strategi pemasaran (4th ed.). Andi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Revolusi Industri 1.0 - 4.0 : Dampaknya pada Pola dan Peluang Kewirausahaan

Perjalanan Mahasiswa Teknik Mesin: Dari Kampus hingga Dunia Event

Tugas Mandiri 02